Ansietas (Anxiety)

  • Domain 9: Koping / Toleransi stress
  • Kelas 2: Respons koping

DEFINISI: Perasaan tidak nyaman atau kekhawatiran yang samar disertai respons autonom (sumber sering kali tidak spesifik atau tidak diketahui oleh individu); perasaan takut yang disebabkan oleh antisipasi terhadap bahaya. Hal ini merupakan isyarat kewaspadaan yang memperingatkan individu akan adanya bahaya dan memampukan individu untuk bertindak menghadapi ancaman.

BATASAN KARAKTERISTIK

Perilaku

  • Penurunan produktivitas
  • Gerakan yang irelevan
  • Gelisah
  • Melihat sepintas
  • Insomnia
  • Kontak mata yang buruk
  • Mengekspresikan kekhawatiran karena perubahan dalam peristiwa hidup
  • Agitasi
  • Mengintai
  • Tampak waspada

Fisologis

  • Wajah tegang
  • Tremor tangan
  • Peningkatan keringat
  • Peningkatan ketegangan
  • Gemetar
  • Suara bergetar

Simpatik

  • Anoreksia
  • Eksitasi kardiovaskular
  • Diare
  • Mulut kering
  • Wajah merah
  • Jantung berdebar – debar
  • Peningkatan tekanan darah
  • Pengingkatan denyut nadi
  • Peningkatan reflek
  • Peningkatan frekuensi pernapasan
  • Pupil melebar
  • Kesulitan bernapas
  • Vasokontriksi superfisial
  • Kedutan otot
  • Lemah

Afektif

  • Gelisah
  • Kesedihan yang mendalam
  • Distress
  • Ketakutan
  • Perasan tidak adekuat
  • Berfokus pada diri sendiri
  • Peningkatan kewaspadaa
  • Iritabilitas
  • Gugup
  • Senang berlebihan
  • Rasa nyeri yang meningkatkan ketidakberdayaan
  • Peningkatan rasa ketidakberdayaan yang persisten
  • Bingung
  • Menyesal
  • Ragu/tidak percaya diri
  • khawatir

Parasimpatik

  • Nyeri abdomen
  • Penurunan tekanan darah
  • Penurunan denyut nadi
  • Diare
  • Vertigo
  • Letih
  • Mual
  • Gangguan tidur
  • Kesemutan pada ekstremitas
  • Sering berkemih
  • Anyang-anyangan
  • Dorongan segera berkemih

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN

  • Perubahan dalam status ekonomi, lingkungan, status kesehatan, pola interaksi, fungsi peran, status peran
  • Pemajanan toksin
  • Terkait keluarga
  • Herediter
  • Infeksi/kontaminan interpersonal
  • Penularan penyakit interpersonal
  • Krisis maturasi
  • Krisis situasional
  • Stress
  • Penyalahgunaan zat
  • Ancaman kematian
  • Ancaman pada : status ekonomi, lingkungan, status kesehatan, pola interaksi, fungsi peran, status peran
  • Konflik yang tidak disadari mengenai tujuan penting hidup
  • Konflik yang tidak disadari mengenai nilai yang esensial/penting
  • Kebutuhan yang tidak terpenuhi.

NOC LINKED TO NANDA

Outcomes to measure resolution of diagnosis

  • Anxiety level
  • Social anxiety level
Additional outcomes to measure defining characteristic

  • Agitation level
  • Anxiety self-control
  • Bowel continence
  • Coping
  • Fatigue level
  • Fear level
  • Sleep
  • Fear level: child
  • Safe wandering
Outcomes associated with related factors or intermediate outcomes

  • Abuse recovery
  • Acceptance:health status
  • Comfort status
  • Dementia level
  • Grief resolution
  • Infection severity
  • Self-esteem
  • Stress level
  • Spiritual health
  • Symptom control

NIC LINKED TO NANDA

Suggested nursing intervention for problem resolution

  • Anxiety reduction
  • Calming technique
  • Coping enhancement
  • Relaxation therapy
Additional optional intervention

  • Art therapy
  • Counseling
  • Guided imagery
  • Music therapy
  • Hypnosis
  • Support group
  • Emotional support
  • Premenstrual syndrome management

 

CONTOH NURSING CARE PLAN

TUJUAN DAN KRITERIA HASIL INTERVENSI RASIONAL

Setelah diberikan asuhan keperawatan selama …x 24 jam diharapkan klien tidak mengalami kecemasan, dengan kriteria hasil :

NOC: anxiety level

  • Kecemasan pada klien berkurang dari skala 3 menjadi skala 4
Anxiety Reduction

  • Mendengarkan penyebab kecemasan klien dengan penuh perhatian
  • Observasi tanda verbal dan non verbal dari kecemasan klien

 

Calming Technique

  • Menganjurkan keluarga untuk tetap mendampingi klien
  • Mengurangi atau menghilangkan rangsangan yang menyebabkan kecemasan pada klien

 

Coping enhancement

  • Meningkatkan pengetahuan klien mengenai glaucoma.
  • Menginstruksikan klien untuk menggunakan tekhnik relaksasi
Anxiety Reduction

  • Rasional : Klien dapat mengungkapkan penyebab kecemasannya sehingga perawat dapat menentukan tingkat kecemasan klien dan menentukan intervensi untuk klien selanjutnya.
  • Rasional : mengobservasi tanda verbal dan non verbal dari kecemasan klien dapat mengetahui tingkat kecemasan yang klien alami.

Calming Technique

  • Rasional : Dukungan keluarga dapat memperkuat mekanisme koping klien sehingga tingkat ansietasnya berkurang
  • Rasional : Pengurangan atau penghilangan rangsang penyebab kecemasan dapat meningkatkan ketenangan pada klien dan mengurangi tingkat kecemasannya

Coping enhancement

  • Rasional : Peningkatan pengetahuan tentang penyakit yang dialami klien dapat membangun mekanisme koping klien terhadap kecemasan yang dialaminya
  • Rasional : tekhnik relaksasi yang diberikan pada klien dapat mengurangi ansietas

 

DAFTAR PUSTAKA

  1. NANDA International. 2012. Diagnosis Keperawatan: Definisi, Dan Klasifikasi 2012-2014/Editor, T. Heather Herdman; Alih Bahasa, Made Sumarwati, Dan Nike Budhi Subekti ; Editor Edisi Bahasa Indonesia, Barrah Bariid, Monica Ester, Dan Wuri Praptiani. Jakarta; EGC.
  2. Moorhed, (et al). 2013. Nursing Outcomes Classifications (NOC) 5th Edition. Missouri: Mosby Elsevier
  3. Gloria M. Bulechek, (et al).2013. Nursing Interventions Classifications (NIC) 6th Edition. Missouri: Mosby Elsevier

Incoming search terms:

  • diagnosa ansietas
  • intervensi ansietas
  • intervensi ansietas dan rasional
  • ansietas berhubungan dengan
  • diagnosa keperawatan ansietas
  • askep ansietas
  • diagnosa cemas
  • NIC NOC ansietas
  • diagnosa keperawatan ansietas berhubungan dengan
  • intervensi ansietas berhubungan dengan kurang pengetahuan